Dosen Tamu UIKA Bogor Paparkan Trik Jitu Pembelajaran Inovatif Berbasis AI di Konferensi Internasional

Visiting lecture Rudi Hartono

Bogor, 6 Agustus 2026 – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang masif menuntut para pendidik untuk tidak hanya mengikuti, tetapi juga menguasai penggunaannya dalam proses belajar mengajar. Menjawab tantangan ini, Assoc Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Kom., M.Pd., Ketua Program Studi Magister Teknologi Pendidikan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Temu Kolegial APS-TPI KE-11 & The 2nd International Conference On Educational Technology yang digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Dalam pemaparannya yang bertajuk “Pembelajaran Inovatif Berbasis Artificial Intelligence (AI)”, Dr. Rudi Hartono memperkenalkan tiga pendekatan strategis yang dapat diadopsi oleh para guru dan dosen untuk mengintegrasikan AI ke dalam dunia pendidikan.

Pertama, pendekatan AI in Learning, di mana teknologi AI terintegrasi langsung dalam proses belajar mengajar di kelas. Kedua, AI for Learning, yaitu pemanfaatan AI untuk mendukung dan melengkapi pengalaman pembelajaran siswa agar lebih optimal. Terakhir, pendekatan AI as Learning, yang menekankan pentingnya para pendidik mempelajari teknologi AI itu sendiri sebagai sebuah kompetensi baru yang wajib dimiliki di era digital.

“Ketiga pendekatan ini bukanlah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Guru harus menjadi pembelajar seumur hidup agar tidak tertinggal. Dengan AI as Learning, kita memastikan pendidik tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemaham teknologi,” ujar Dr. Rudi di hadapan para peserta konferensi yang terdiri dari akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah.

Paparan dari Ketua Prodi Magister Teknologi Pendidikan UIKA Bogor ini mendapatkan respons antusias dari peserta. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, membahas bagaimana implementasi ketiga pendekatan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan fasilitas yang ada di masing-masing institusi pendidikan di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung secara hibrida ini menjadi wadah penting bagi para pegiat teknologi pendidikan untuk saling bertukar gagasan, sekaligus menegaskan komitmen UIKA Bogor dalam mencetak tenaga pendidik yang melek teknologi dan inovatif.